Teman-teman, mungkin masih teringat ketika dulu kita belajar tentang sosiologi. Salah satu tokoh yang kita kenal sekali yaitu Bapak Selo Soemardjan, budaya merujuk pada pola pikir, kepercayaan, adat-istiadat, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat.
Ini bukan hanya tentang kesenian tradisional atau pakaian adat yang kita kenal, namun mencakup cara berpikir, merasakan, dan bertindak yang turun-temurun diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya ini juga merupakan identitas suatu bangsa atau kelompok masyarakat.
Dengan memahami dan memelihara budaya, kita dapat membentuk jati diri yang kuat dan memperkuat rasa persatuan di tengah keragaman.
Ketika kita berbincang tentang ketokohan Wali Songo atau Sembilan orang wali yang menyebarkan dakwah khususnya di pulau Jawa, maka kita tidak dapat melepaskan dari karya-karya 9 Wali yang kini telah membudaya dan diwariskan turun-temurun oleh masyarakat. Ada yang masih murni dan tak kita pungkiri ada juga yang telah terdistorsi.
Ada sebuah lagu tentang walisongo yang diciptakan oleh Ahans Mahabie. Beliau adalah pengasuh Ponpes Hanacaraka yang terletak di desa Purwosari Kab. Wonogiri. Lagu ini diciptakan sebagai salah satu bahan ajar di Ponpes tersebut, agar mudah dipahami. Namun kini telah viral di sosial media.
Lirik Lagu Wali Songo
Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim
Sunan Ampel Raden Rahmat
Sunan Giri Muhammad Ainul Yaqin
Sunan Bonang Maulana Maqdum
Sunan Drajad Raden Qosim
Sunan Kalijogo Raden Syahid
Sunan Muria Raden Umar
Sunan Kudus Ja'far Shodiq
Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah
Ya Rasulallah Salamun Alaik
Ya Rafi’assyani Waddaroji
Atfatayyajii Rotal ‘Alaamii
Ya Uhailaljuudi Walkaromii Walkaromii
Sunan Gresik kondang ngelmu dagange (terkenal ilmu dagangnya)
Sunan Ampel falsafah moh limone (emoh=menghindari 5 hal)
Sunan Giri tembang dolanane (lagu mainan anak/kaulinan barudak)
Sunan Bonang musisi gamelane (nama salah satu alat musik)
Sunan Drajat pepali pitune
Sunan Kalijogo wayangane
Sunan Muria ngemu tradisine
Sunan Kudus gede toleransine
Sunan Gunung Jati politike
Ayo podo eling selawase
Ya Rasulallah Salamun Alaik
Ya Rafiassyani Waddaroji
Atfatayyajii Rotal Alaamii
Ya Uhailaljuudi Walkaromii Walkaromii
Moh Limo apa saja?
Apa moh limo itu? Moh-limo dapat diartikan dengan perilaku yang menjauhi lima hal yakni;
- moh-main (menjauhi keinginan untuk berjudi),
- moh-ngombe (menjauhi keinginan minum arak atau segala jenis yang memabukkan)
- moh-maling (menjauhi perilaku mencuri, merampok, dan kejahatan lainnya),
- moh-madat (menjauhi segala sesuatu yang menyebabkan kecanduan),
- moh-madon (menjauhi segala perbuatan zina / main perempuan )
1. Membangun "resep tyasing suasama" (selalu membuat senang hati orang lain.)
2. "Jroning suka kudu eling lan waspodo" (dalam suasana gembira hendaknya tetap ingat Tuhan dan selalu waspada.)
3. "Laksitaning subrata tan nyipta marang pringga bayaning lampah" (dalam upaya mencapai cita-cita luhur, jangan menghiraukan halangan dan rintangan.)
4. "Meper hardaning pancadriya" (senantiasa berjuang menekan gejolak nafsu-nafsu inderawi)
5. "Heneng-hening-henung" (dalam diam akan dicapai keheningan dan di dalam hening akan mencapai jalan kebebasan mulia)
6. "Mulya guna panca waktu" (pencapaian kemuliaan lahir batin dicapai dengan menjalankan salat lima waktu)
7. "Menehono teken marang wong kang wuto. Menehono mangan marang wong kang luwe. Menehono busana marang wong kang wuda. Menehono pangiyup marang wong kang kaudanan" (berikan tongkat kepada orang buta, berikan makan kepada orang yang lapar, berikan pakaian kepada orang yang tidak memiliki, berikan tempat teduh kepada orang yang kehujanan).
Demikian yang bisa aku cari dari lirik lagu wali songo. Apakah berguna untuk kamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Kesan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.