Dor !
Pastinya bukan ditembak itu ya.... tapi ditembak dalam artian yang lain. Tau kan, Buuuu ?
Iyaa... ada yang bilang demen sama kita. Aih.. kata-katanya meuni jadul pisan. "Demen". Ya ada yang suka gitu deh... lope lope...
Tentu saja bukan aku yaa.. siapa juga mau nembak nenek - nenek lincah sepertiku, yang ditembak ini adalah anak gadisku. Trusss bukan anak pertama juga, melainkan anak yang ketiga.
He eh... lain ladang lain belalang, lain anak lain gayanya.
Kalau mbak Fathim itu kayaknya type-nya mirip-mirip aku gitu. Seriuuus sekolah, tekuuun (karena ngrasa gak pinter-pinter amat), trus cuek. Cueknya nggak bebek kayak aku yang dulu (rrrr.. sampai sekarang siih.. ) yang gak pernah bedakan, parfuman, handbody itu udah maksimal deh. *lirikparfumyangtumpahdilacikantor*
Ya jadi gaya pergaulan sama cowok ya lempeng dotcom. Semua teman.
Nah kalau anak ketiga ini sosial bingits. Mengenal socmed jelas lebih cepat dari kakak-kakaknya. Makainya pun lebih intens. Bener bener buat bersosialita laah... maka gak heran kalau temennya juga banyak.
Ceritanya kapan itu dia cerita ada yang nembak. Aku dengan gaya cuek kutanyain :
"Trus kamu terima ?"
"Ya enggaklah... aku nggak suka"
"Cowoknya bukan yang kamu suka ?"
"Hehe... iya"
"Trus, kalau cowok yang kamu suka yang nembak, kamu bakal terima enggak?" #ummikepo
Matanya berputar-putar dan tersenyum nakal.
"Ya enggak juga, mau ngapain juga jadian".
"Oh.... kirain" kataku
"Enggak laah Ummi... anak yang nembak aku itu teh udah terkenal. Pacaran sama kakak kelas semua tahu, pergi berduaan, nonton gitu gitu deh.. eh baru juga putus 4 hari masa udah ngajak aku jadian. Bukan cowok setia banget kaan ? Masa sih segitu mudahnya melupakan ceweknya yang dulu..."
*pengen ngikik asli dapat alasan gini*
Alhamdulillaah Nak.... meski di luar aku menampakkan ekspresi datar, ya sejujurnya aku pengen jingkrak-jingkrak.
Coba ya... kelas satu smp, mau jadian, mau ngapain coba? Nikah pastilah masih panjaaang.
Dan aku ngeriiii.... definisi pacaran jaman sekarang versi anak-anak yang diteliti bu Elly Risman, kalau cewek kan pacar itu teman curhat apalah, lha cowok pacar itu pergi berdua, jalan berdua, dsb dsb yang langsung sensor 17+.
Trus beberapa hari kemudian, pas lagi makan bareng Ayuk, dia cerita lagi soal temennya yang cewek.
"Ayuk, aih kamu cerita ditembak ke ibu kamu, ibu kamu nggak marah ?"
"Enggaklah, biasa aja keleuus"
"Ih, enak ih... kamu bisa curhat bebas gitu. Kalau aku cerita sama mamah aku pasti udah dimarah-marahin. Belajarlah apalah..."
Kami berdua berpandangan dan tertawa bersama.
Syukurlah ya Naaak... bukan kamu yang enak bisa curhat sama Ummi, tapi ummi juga enak, sampai sekarang nggak perlu ngepoin kamu, kamu bakal cerita sendiri.
Semoga kamu tetap teguh memegang prinsipmu ya : jomblo itu nasib, single itu pilihan.
Jadi gak kan terpengaruh ya.. meski di sekelilingmu ada banyak dar der dor teman jadian. Perjalanan masih panjang.
