Selasa, 27 Juni 2023

Motivasi dan Konsistensi

 Sering ya... dalam hati sudah ada krenteg atau niat, tetapi kemudian suara hati yang lain bilang "nanti aja sih" atau malah bilang "jangan, buat apa".  Boleh boleh aja sih mau nurutin bisikan untuk menunda, ataupun untuk tidak melakukan, tetapi.. dalam hal apa dulu... Kalau itu dalam hal melakukan kebaikan.. sebaiknya ya sat set, bergegas melakukan supaya tidak timbul penyesalan di kemudian harii.


Padahal, kalau dilihat-lihat, saat ini teknologi sudah sangat memudahkan aktivitas kita. Hampir semua dapat dikerjakan hanya dengan menekan tombol atau mengeluarkan suara perintah untuk  teknologi tertentu. Saking mudahnya sehingga aktivitas tubuh kita semakin menurun. Saking udah gampang semuanya . Teknologi bukan sekedar memudahkan, ternyata bahkan sampai tahap memanjakan kita, jadi kitanya nggak perlu capek-capek. Memang ya...ini kalau lagi diperhatiin malah seperti ujian juga buat kita bagaimana memanfaatkan waktu yang ada.


Nah kalau bicara soal waktu, tentunya waktu luang ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan hal-hal yang positif,  Hal yang kita sukai, hal yang bermanfaat buat diri sendiri sebagai bentuk self love kita. Apapun kegiatan positif itu, bisa lebih intensif dilakukan ketika kita membuat jadwal ini adalah semacam  komitmen di awal, bahwa kita akan melakukan itu sekarang dan seterusnya.. Kemudian konsistensi, konsistensi ini adalah hal yang dilakukan terus menerus, nggak usah ngoyo yang penting rutin. Selalu dikerjakan..


Berbincang  masalah konsistensi ini, kita akan merasa tidak mudah ketika misal berhadapan dengan anak-anak kita yang imut dan yang lucu.  Misal ketika anak bungsu kita minta disuapin. Di mana kita sudah pernah sounding sama dia bahwa dia tidak akan disuapin lagi.

Maka kita sebaiknya tetep konsisten dengan prinsip kita, bahwa tidak ada lagi acara nyuapin. Sebenernya anaknya sih fine fine aja, cuma cek cek ombak aja. Nah emaknya yang kadang enggak tegaan, enggak konsisten. Ini bener-bener tantangan kaaan..


Ketika kita konsisten melakukan suatu kebaikan, maka itu akan menjadi inspirasi kebaikan juga bagi orang lain. Terutama bagi anggota keluarga kita. Nah setelah kita kembali kepada Allah nanti, kita berharap kita inilah yang akan menjadi inspirator-inspiraor kebaikan buat anggota keluarga kita. Dan kebaikan ini akan kita estafetkan kepada beliau. 


Salah satu kebaikan yang kadang diabaikan misalnya olah raga. Olah raga ini kadang berupa mode aja untuk beberapa orang. Tetapi buat mereka yang sudah merasakan olah raga suatu kebutuhan, sudah merasakan manfaatnya, maka mereka akan meluangkan waktu untuk malakukan olah raga ini. Mereka bukan saja membuat jadwal, tetapi mengusahakan untuk melakukan jadwal tersebut secara rutin. Rutin inilah yang disebut konsisten. Big why nya tentu perlu kita ketahui. Ketika kita mempunyai suatu goal tertentu, pasti kita akan bersemangat melakukan secara rutin. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Kesan

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.